Penting untuk meluruskan sedikit kesalahpahaman istilah terlebih dahulu: dalam dunia medis, “Orthopedi” dan “Paru” adalah dua spesialisasi yang berbeda.
-
Orthopedi: Menangani sistem muskuloskeletal (tulang, sendi, otot).
-
Paru (Pulmonologi): Menangani sistem pernapasan.
Namun, jika yang Anda maksud adalah hubungan antara masalah tulang dan fungsi paru, atau spesialis bedah yang menangani area dada, berikut adalah penjelasannya:
1. Bedah Toraks dan Kardiovaskular (BTKV)
Jika masalahnya berkaitan dengan struktur tulang di rongga dada (seperti tulang rusuk atau tulang dada) yang memengaruhi paru-paru, maka ini ditangani oleh dokter spesialis BTKV. Fungsinya antara lain:
-
Rekonstruksi Dinding Dada: Memperbaiki kelainan tulang dada (seperti dada cekung/burung) agar paru-paru memiliki ruang yang cukup untuk mengembang.
-
Penanganan Trauma: Mengobati patah tulang rusuk yang menusuk atau menekan paru-paru.
2. Rehabilitasi Medik (Fisioterapi Dada)
Seringkali, pasien dengan masalah tulang belakang (seperti Skoliosis berat) mengalami gangguan fungsi paru. Di sini, fungsi “orthopedi” dan “paru” bertemu dalam bentuk rehabilitasi:
-
Koreksi Postur: Memastikan posisi tulang belakang tidak menghimpit paru-paru.
-
Latihan Pernapasan: Meningkatkan kapasitas vital paru yang terganggu akibat keterbatasan gerak tulang rusuk.
3. Skoliosis dan Fungsi Paru
Pada kasus Orthopedi murni seperti Skoliosis (tulang belakang bengkok), dokter Orthopedi berfungsi untuk:
-
Mencegah kelengkungan tulang semakin parah yang dapat mengakibatkan Gagal Napas Restriktif (paru-paru tidak bisa mengembang sempurna karena terhimpit tulang).
Kesimpulan
Secara administratif di rumah sakit, tidak ada unit bernama “Orthopedi Paru”. Pelayanan biasanya terbagi menjadi:
-
Poli Orthopedi: Untuk masalah tulang.
-
Poli Paru: Untuk masalah pernapasan/infeksi paru.
-
Poli Bedah Toraks: Jika diperlukan operasi pada dinding dada yang melindungi paru.
Catatan: Jika Anda sedang membaca hasil rujukan atau jadwal dokter dan melihat istilah ini, kemungkinan yang dimaksud adalah penanganan kasus Tuberkulosis (TBC) Tulang. Ini adalah kondisi di mana infeksi paru (TBC) menyebar ke tulang belakang (Spondilitis TB).

