Poliklinik Paru

Poliklinik Paru pada sebuah rumah sakit memiliki peran vital sebagai unit pelayanan rawat jalan yang khusus menangani masalah kesehatan pada sistem pernapasan (paru-paru dan saluran napas). Berikut adalah fungsi utama dari Poliklinik Paru: 1. Diagnosis dan Konsultasi Dokter spesialis paru (Sp.P) melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan jenis penyakit pernapasan yang dialami pasien. Hal ini meliputi anamnesis (tanya jawab gejala), pemeriksaan fisik, hingga interpretasi hasil laboratorium atau rontgen. 2. Penanganan Penyakit Menular dan Tidak Menular Poliklinik ini menangani berbagai spektrum penyakit, di antaranya: Infeksi: Tuberkulosis (TBC), Pneumonia (radang paru), dan Bronkitis.…

Read More

Poliklinik Saraf

Poliklinik Saraf (atau Neurologi) di rumah sakit memiliki fungsi utama untuk melakukan pencegahan, diagnosis, pengobatan, dan rehabilitasi terhadap berbagai gangguan yang menyerang sistem saraf manusia. Sistem saraf ini mencakup saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) serta saraf tepi (saraf yang menghubungkan otak ke seluruh bagian tubuh). Berikut adalah rincian fungsi utama Poliklinik Saraf: 1. Diagnosis dan Penanganan Penyakit Saraf Fungsi yang paling mendasar adalah mendiagnosis gejala-gejala medis yang berkaitan dengan gangguan saraf, seperti: Stroke: Penanganan cepat untuk mencegah kerusakan otak lebih lanjut. Epilepsi: Mengelola kejang dan memberikan terapi obat…

Read More

Poliklinik Jiwa (Psikiatri)

Secara umum, Poliklinik Jiwa (atau sering disebut Klinik Psikiatri) di rumah sakit berfungsi sebagai unit layanan rawat jalan yang menangani berbagai masalah kesehatan mental, emosional, dan perilaku. Berikut adalah rincian fungsi utamanya: 1. Diagnosis dan Evaluasi Kesehatan Mental Fungsi utama poliklinik ini adalah melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan kondisi kejiwaan pasien. Ini meliputi: Wawancara Klinis: Mendengarkan keluhan dan riwayat hidup pasien. Pemeriksaan Status Mental: Menilai kognisi, suasana hati (mood), dan persepsi. Psikotes: Jika diperlukan, bekerja sama dengan psikolog untuk tes IQ, kepribadian, atau minat bakat. 2. Penanganan Gangguan Jiwa (Terapi)…

Read More

poliklinik Gigi dan Bedah Mulut

  Secara umum, instalasi atau unit Gigi dan Bedah Mulut di rumah sakit memiliki fungsi yang jauh lebih kompleks dibandingkan klinik gigi biasa. Fungsi utamanya adalah memberikan pelayanan kesehatan gigi yang terintegrasi dengan penanganan medis pasien secara keseluruhan. Berikut adalah rincian fungsinya: 1. Pelayanan Kuratif (Penyembuhan) Ini adalah fungsi utama untuk menangani masalah gigi dan mulut yang sudah terjadi, meliputi: Konservasi Gigi: Penambalan gigi, perawatan saluran akar (endodontik), dan upaya menyelamatkan gigi agar tidak dicabut. Periodonsia: Penanganan penyakit gusi dan jaringan penyangga gigi. Prostodonsia: Pembuatan gigi tiruan (palsu), mahkota gigi…

Read More

Poliklinik Gigi

Poliklinik Gigi merupakan salah satu unit pelayanan di rumah sakit yang khusus menangani kesehatan gigi dan mulut. Secara umum, fungsinya tidak hanya sekadar mencabut atau menambal gigi, tetapi mencakup spektrum kesehatan oral yang lebih luas. Berikut adalah rincian fungsi utama Poliklinik Gigi di Rumah Sakit: 1. Pelayanan Kuratif (Penyembuhan) Ini adalah fungsi yang paling sering diakses oleh pasien, meliputi tindakan medis untuk mengatasi masalah yang sedang terjadi, seperti: Restorasi Gigi: Penambalan gigi yang berlubang. Endodontik: Perawatan saraf gigi (saluran akar) untuk menyelamatkan gigi yang terinfeksi. Bedah Mulut Sederhana: Pencabutan gigi…

Read More

Poliklinik Penyakit Kulit dan Kelamin

Secara umum, Poliklinik Penyakit Kulit dan Kelamin (sering disebut Poli Dermato-Venereologi) berfungsi sebagai unit pelayanan rawat jalan yang menangani berbagai masalah kesehatan terkait organ terluar tubuh manusia serta penyakit menular seksual. Berikut adalah rincian fungsi utamanya: 1. Diagnosis dan Pengobatan Penyakit Kulit Fungsi ini mencakup penanganan gangguan pada kulit, rambut, dan kuku, baik yang disebabkan oleh infeksi, alergi, maupun autoimun. Contohnya meliputi: Infeksi: Jamur, bakteri (bisul), virus (herpes, kutil), dan parasit (skabies). Non-Infeksi: Eksim/dermatitis, psoriasis, jerawat (acne), dan vitiligo. Deteksi Dini: Skrining kanker kulit atau tumor jinak kulit. 2. Penanganan…

Read More

Poliklinik Anak

Poliklinik Anak merupakan salah satu unit pelayanan di rumah sakit yang khusus menangani pemeriksaan, pengobatan, dan pencegahan penyakit pada bayi, anak-anak, hingga remaja (biasanya hingga usia 18 tahun). Berikut adalah fungsi-fungsi utama dari Poliklinik Anak: 1. Pelayanan Kuratif (Pengobatan) Fungsi utama adalah mendiagnosis dan mengobati berbagai penyakit yang umum maupun spesifik pada anak, seperti: Infeksi saluran pernapasan (batuk, pilek, asma). Masalah pencernaan (diare, sembelit). Penyakit infeksi (demam berdarah, tipes, campak). Penyakit kulit dan alergi pada anak. 2. Pelayanan Preventif (Pencegahan) Poliklinik ini juga berfokus pada upaya pencegahan agar anak tetap…

Read More

Poliklinik Obgyn

Fungsi Poliklinik Obgyn (singkatan dari Obstetrics and Gynecology) atau Poliklinik Kebidanan dan Kandungan di rumah sakit adalah memberikan pelayanan kesehatan menyeluruh bagi wanita, yang mencakup masa kehamilan, persalinan, hingga gangguan kesehatan pada organ reproduksi. Secara umum, fungsinya dibagi menjadi dua pilar utama: 1. Obstetri (Kebidanan) Fokus pada pelayanan kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan hingga setelah melahirkan. Antenatal Care (ANC): Pemeriksaan kehamilan rutin untuk memantau kesehatan ibu dan perkembangan janin. Skrining Kehamilan: Melakukan pemeriksaan USG (2D, 3D, atau 4D) untuk mendeteksi dini kelainan janin. Konsultasi Persalinan: Merencanakan metode persalinan,…

Read More

Poliklinik Bedah

Secara umum, Poliklinik Bedah adalah unit layanan di rumah sakit yang menangani konsultasi, diagnosis, hingga tindakan medis pada pasien yang memiliki penyakit atau kondisi yang memerlukan intervensi pembedahan (operasi). Berikut adalah rincian fungsi utama Poliklinik Bedah: 1. Konsultasi dan Diagnosis Ini adalah fungsi awal di mana dokter spesialis bedah melakukan pemeriksaan fisik dan wawancara medis (anamnesa). Identifikasi Masalah: Menentukan apakah penyakit pasien memerlukan tindakan operasi atau cukup dengan terapi obat. Pemeriksaan Penunjang: Merujuk pasien untuk tes laboratorium, Rontgen, USG, CT Scan, atau MRI guna memastikan diagnosis. 2. Persiapan Tindakan Operasi…

Read More

Poliklinik Penyakit Dalam

Poliklinik Penyakit Dalam (atau sering disebut Poli Interna) di rumah sakit memiliki fungsi utama untuk memberikan pelayanan kesehatan komprehensif kepada pasien dewasa hingga lansia yang berkaitan dengan pencegahan, diagnosis, dan pengobatan penyakit pada organ tubuh bagian dalam tanpa tindakan bedah. Berikut adalah rincian fungsi utama Poliklinik Penyakit Dalam: 1. Diagnosis dan Penanganan Penyakit Kompleks Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Internis) sering disebut sebagai “detektif medis” karena fungsinya untuk: Mendiagnosis gejala yang tidak spesifik (misalnya demam lama yang tidak diketahui penyebabnya atau penurunan berat badan drastis). Menangani pasien yang memiliki beberapa penyakit…

Read More