Instalasi Gawat Darurat 24 Jam

Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 Jam merupakan gerbang utama pelayanan kesehatan di rumah sakit yang berfungsi untuk menangani kasus-kasus darurat medis. Secara mendasar, IGD dirancang untuk memberikan pertolongan pertama yang cepat dan tepat guna mencegah kematian atau kecacatan permanen.

Berikut adalah beberapa fungsi utama IGD 24 Jam:

1. Triase (Seleksi Pasien)

Fungsi paling krusial adalah melakukan seleksi pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan, bukan berdasarkan urutan kedatangan. Pasien dikategorikan menjadi:

  • Gawat Darurat (Merah): Mengancam nyawa (seperti henti jantung, stroke, kecelakaan berat).

  • Gawat Tidak Darurat (Kuning): Kondisi serius tapi tidak segera mengancam nyawa.

  • Darurat Tidak Gawat (Hijau): Memerlukan tindakan medis tapi bisa menunggu.

  • Tidak Gawat & Tidak Darurat (Biru/Putih): Luka ringan atau penyakit umum.

2. Stabilisasi Kondisi Pasien

Sebelum dilakukan tindakan lebih lanjut (seperti operasi atau rawat inap), fungsi IGD adalah menstabilkan tanda-tanda vital pasien, seperti menjaga jalan napas, mendukung pernapasan, dan memperbaiki sirkulasi darah.

3. Penanganan Kasus Kecelakaan dan Trauma

IGD menjadi pusat penanganan medis bagi korban kecelakaan lalu lintas, bencana alam, cedera fisik berat, hingga keracunan yang membutuhkan penanganan medis segera dalam hitungan menit (the golden hour).

4. Diagnostik dan Observasi Cepat

IGD menyediakan layanan pemeriksaan penunjang yang beroperasi 24 jam seperti laboratorium dan radiologi (Rontgen/CT Scan) untuk menentukan diagnosa secara cepat agar keputusan medis bisa segera diambil.

5. Titik Masuk Rawat Inap atau Operasi Cito

IGD berfungsi sebagai penentu apakah seorang pasien perlu dirawat inap, diizinkan pulang dengan obat, atau harus segera dibawa ke ruang operasi (operasi cito).


Penting untuk diingat: IGD diperuntukkan bagi kondisi yang mengancam nyawa atau anggota tubuh. Untuk penyakit umum yang bersifat kronis atau tidak mendesak, disarankan untuk melalui Poliklinik Spesialis agar pelayanan IGD tetap efektif bagi mereka yang benar-benar dalam kondisi kritis.

Related posts

Leave a Comment